Rabu, 11 Desember 2013 21:21 WIB
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Edi Januar
TRIBUNJAMBI.COM,
KERINCI - Pihak DPRD Kerinci akan meminta ketarangan dari Dinas PPKAD
untuk mempertanyakan keberadaan dana abadi umat, yang merupakan sisa
bantuan gempa 1995 lalu.
Ketua DPRD Kerinci, Liberty mengaku
tidak tahu apakah sudah dilakukan pengalihan tanda tangan atau belum
pada rekening bank. Dari Mantan Bupati Kerinci Fauzi Siin ke Bupati
Kerinci Murasman.
Untuk memastikan hal tersebut, ia akan
memanggil Dinas PPKAD dan BPBD, karena massa jabatan bupati saat ini
tidak beberapa lama lagi.
Liberty menilai, kalau dihitung bunga
desposito dari dana abadi sebesar Rp 2,5 Miliar, sudah melebihi besaran
modal. Soalnya sudah lebih lima tahun disimpan di bank.
"Kalau
sudah ada pengalihan tandatangan tentu bunga bisa dimaafaatkan untuk
memperbaiki rumah empat jenis, atau untuk dana bantuan warga yang
terkena bencana alam," ujarnya.
Ia sudah mempertanyakan kepada
Bupati Kerinci soal ini. Namun, bupati memberi jawaban kalau hal ini
sedang diurus pengalihannya.
"Sampai saat ini belum juga selesai, padahal massa jabatan bupati sudah hampir habis," katanya.
Menurutnya,
kalau empat jenis Kabupaten Kerinci tidak mau mengurus rumah uhang
empat jenis, sebaiknya diserahkan ke Sungaipenuh. Dengan bekerja sama
empat jenis Kabupaten Kerinci.